Di hari itu pertama aku menginjak namanya kampus, ya hari itu aku mengikuti ujian masuk kuliah negri.
Di saat itu hujan mengguyur tapi tak membuatku kalah karna hanya hujan.
Dengan mengendarai sepeda motor yang di kendarai oleh anak dari teman ibuku. Di kala itu aku belum tau daerah medan karena aku SMA di Bogor.
Setelah tiba aku di kampus aku lamgsung bergegas menuju kelas untuk melaksanakan ujian tulis yang di adakan hingga 3 hari lamanya.
Mungkin kalau cerita ini bakal panjang, langsung aja kita ke pengenalan kampus.
Di hari itu aku memakai baju putih dan celana hitam berbalut peci di atas kepala. Keadaan di kampus saat itu sangat ramai sehingga membuatku bingung ke mana tempat yang harus aku tuju. Maka ku tanyalah satpam "pa buat jurusan sistem informasi di mana ya?"
Jawab pak satpam
"Ooh di sana de di lapangan futsal belakang aula "
Saya pun mengucapkan terima kasihk dan ku datangi lah tempat itu.
Ternyata sangat ramai, membuatku bingung mau duduk di mana. Di kala itu aku tidak mempunyai kenalan.
Duduklah aku di tempat yang bisa di duduki.
Acarapun di mulai dan moderator pun mengomando duduk di masing-masing jurusan.
Setelah itu mulai lah perkenalan dari segi kampus, dosen hingga ekstrakulikuler yang ada di kampus.
Setelah pengenalan selesai mulai lah setiap jurusan berbaris untuk di beri pengetahuan oleh masing-masing jurusannya..
Saat itu jurusan yang aku ambil masih baru dan pertama kali ada di kampus ini jadi berayukur aku tidak kena sama senior-senior.
Maka kami di kumpulkan di depan gedung Tarbiyah dan di beri materi oleh dosen jurusan..
Di saat inilah ku lihat seseorang yang membuatku tertarik..
Entah apa sebabnya tapi yaa sifatku sangat cuek mungkin tidak di rasakan olehnya.
Ceritanya udah beres pengenalan kuliahnya.
Maka di bagi lah kelasnya..
Di situ aku masih belum kenal siapapun.. termasuk cewe itu..
Tak di sangka aku sekelas dengannya..
Tapi di situ aku masih cuek dan yaa masih ngikutin suasana perkuliahan..
Bisa di bilang semester 1 itu aku di bilang pendiem..
Setelah beberapa hari kuliah didi situlah aku mengenal namanya dan ternyata dia sedang dekat dengan seseorang.
Sampe suatu hari dia di tembak olehnya tapi di tolak karena alasannya belum mau pacaran.
Di situ aku masih cuek dan biasa aja..
Tapi
Berangsur-angsur berjalannya kuliah dan setiap hari ketemu dan lihat dia terus, perasaan yang sulit di ungkapkan itu tumbuh.
Pada suatu hari sedang libur semester kalau tidak salah di semester 3 atau 4 di situ aku ngirim pesan ke dia bawa aku menyukainya..
Pertama dia membalasnya kalau aku bercanda..
Tapi ya ku sampaikan aja apa adanya kalau itu sebuah penggungkapan biar hatiku tenang dan dia cuma jawab terimakasih dan selanjutnya di tanya apa yang membuat suka sebelumnya aku balas kalau jangan bahas ini lagi..
Sembari ku jawab alasan kenapa aku suka dia tapi setelah itu ga ada jawaban lagi..
Setelah itu terjadi ada perubahan yang terpancar darinya..
Dia seakan menjauh..
Ya aku tau itu artinya sebuah penolakan maka aku ambil langkah ke blakang dan tidak mengganggunya lagi..
Hari semakin hari masih seperti itu
Keadaanya canggung banget..
Sampe aku ga berani nyapa dan negur dia.
Tapi kadang dia masih mau minta bantuan..
Yaa ku bantu lah sebisaku..
Mungkin itu yang kadang buatku senang..
Dan harapan tumbuh..
Tapii...
Itu cuma sebentar...
Dia udah deket sama seseorang dan sibuk banget..
Ketika perasan itu mulai tumbuh tiba-tiba menyusut sedikit demi sedikit..
Tidak percaya diri?
Yaa itulah yang kurasakan..
Sedikit tapi pasti aku mulai mundur..
Mulai membiasakan diri seperti sebelum kenal dia..
Kenap begitu?
Karna tanggapan dia sama aku itu aneh..
Kadang di saat kita mau ketemuan selalu saja gagal sampe pernah suatu hari dia janjiin ketemu di kampus dan aku datang lebih awal buat persiapan tapii... yaa gagall dia minta maaf di situ dan aku bohong kalau aku belum sampe kampus..
Pulang lah aku dengan hati yang tak karuan..
Hemm sedih sih tapi ya namanya perjuangan pasti rasanya pait.
Mulai lah dari situ perasaan itu mulai berkurang..
Mungkin aku bodoh karna menggangap dia juga suka sama aku sampe aku perjuangin sampe segitunya..
Tapi tak apalah namanya usaha..
Belakangan ini dia lagi deket sama seseorang.
Di situ aku pesimis banget sampe bilang ke diri sendiri
"Udah na udahh capee"
Tapi yaa gitu masih tetap aja kaya gitu..
Mau cuek ke dia atau ga bales chat dia aja ga sanggup, sampe-sampe kalau dia chat pasti aku jawab cepet.
Tapi yaa gituu.
Sampe-sampe ku buat kode-kode di setiap status sosmed.. memalukan
Ga ada hasilnya malahan mungkin dia jdi makin ilfel..
Maka dati itulah aku mulai nulis di blog yang ga bakal di baca dia karna ya ga mungkin dia bakal baca ini..
Orang dia engga tertarik..
Biarlahh ini jadi pelajaran buatku kalau sebenarnya
Perjuangan itu sangat-sangat seru dan harus di lewati bila ingin mencapainya,
Gagal mendapatkannya bukan berarti cinta berhenti sampe di situ aja masih banyak wanita menunggu ko slow bae lahh..
0 Comments